Profil
Kunfayakuun The Movie
Bermula dari keprihatinan H.Yusuf Mansyur terhadap tayangan-tayangan bioskop yang diwarnai dengan film-film yang kurang bertanggungjawab terhadap ahlak dan moral.maka tercetuslah sebuah ide memproduksi film dengan tema lain,dengan harapan dapat menjadi tontonan alternatif sekaligus tuntunan.
Kenapa mengambil judul “Kun Fayakuun” ?
Ayat ini begitu popular,karena seringkali terucap dari bibir
Seorang H.Yusuf Mansur dalam penayangan sinetron “Mahakasih”
Sejak episode perdana,potongan ayat “Kun Fayakuun” ini begitu lekat dalam hati pemirsa.sampai-sampai ingat “Kun Fayakun”,ingat pula pada seorang Ustadz muda yang menjadi pengantar dan penutup tausiyah disinetron “Mahakasih” (RCTI) dengan gaya melantunkan qira’ah-nya yang begitu fasih.
Suatu hari H.Yusuf Mansur berdiskusi dengan beberapa sahabatnya,H.Novaris dan H.Dhony,disebuah majelis sebelah rumahnya.darisana muncul ide cerita tentang seorang tukang kaca yang terinspirasi dari testimony seorang jemaah dari daerah di Banten.
Singkatnya,tersusunlah naskah dari ide cerita H.Yusuf Mansur.sementara scenario ditulis H.Guntur Novaris.gagasan pertama kami akan membuat sinetron.H.Yusuf Mansur menyiapkan sejumlah uang untuk produksi film tersebut.
Sisi lain,dana yang dimiliki saat itu tidak mencukupi untuk produksi sebuah pementasan layar lebar.sehingga uang yang dimiliki akhirnya disedekahkan den mengundur waktu produksi.
Subhanallah,diwaktu yang deadline produksi film “Kun Fayakuun” mendapat pinjaman dari sebuah Bank.terlebih jumlahnya melebihi dari yang ditargetkan.
Production : Putaar Production
Executive Producer :H.Yusuf Mansyur
Producer :H.R.Dhony Ramadhan
Director : Guntur Novaris
